dijual bangunan cirebon

MANFAAT DARI BAHASAN TENTANG WADI’AH

Manfaatnya:

MANFAAT DARI BAHASAN TENTANG WADI’AH Read More »

HUBUNGAN ANTARA WADIAH DAN ‘ARIYAH

Hubungan antara wadi’ah dan i’aarah (‘ariyah) adalah keduanya sama-sama pemanfaatan barang dengan amanah, demikian menurut sebagian ulama. BERKENAAN DENGAN WADI’AH Pertama: Wadiah disyariatkan dalam Al-Qur’an, As-Sunnah, dan ijmak. Dalam ayat disebutkan, إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُكُمْ أَنْ تُؤَدُّوا الْأَمَانَاتِ إِلَى أَهْلِهَا “Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanah kepada yang berhak menerimanya.” (QS. An-Nisa’: 58) Dalam hadits disebutkan,

HUBUNGAN ANTARA WADIAH DAN ‘ARIYAH Read More »

HIKMAH TERLARANGNYA MENIMBUN BARANG

Imam Nawawi  rahimahullah berkata, “Hikmah terlarangnya menimbun barang karena dapat menimbulkan mudarat bagi khalayak ramai.” (Syarh Shahih Muslim, 11:43). Al-Qadhi Iyadh rahimahullah berkata, “Alasan larangan penimbunan adalah untuk menghindarkan segala hal yang menyusahkan umat Islam secara luas. Segala hal yang menyusahkan umat Islam wajib dicegah. Dengan demikian, bila pembelian suatu barang di suatu negeri menyebabkan harga barang menjadi mahal

HIKMAH TERLARANGNYA MENIMBUN BARANG Read More »

RUKUN JUAL BELI SALAM

Jual beli salam ada dua bentuk: Jika tidak ditentukan waktu dan akad salam hanya dimutlakkan saja, maka akad salam menjadi haalan, akadnya sah dan penyerahan barang di majelis seketika itu juga, tanpa tertunda.

RUKUN JUAL BELI SALAM Read More »

KETENTUAN UMUM DALAM PEGADAIAN SYARI’AH

Ada beberapa ketentuan umum dalam muamalah gadai setelah terjadinya serah terima barang gadai. Di antaranya: 1. Barang yang Dapat Digadaikan Barang yang dapat digadaikan adalah barang yang memiliki nilai ekonomi, agar dapat menjadi jaminan bagi pemilik uang. Dengan demikian, barang yang tidak dapat diperjual-belikan, dikarenakan tidak ada harganya, atau haram untuk diperjual-belikan, adalah tergolong barang

KETENTUAN UMUM DALAM PEGADAIAN SYARI’AH Read More »

DUA AKAD YANG BISA DIMANFAATKAN JIKA KITA MEMILIKI MODAL

1- Bagi hasil dalam untung dan rugi (Mudharabah) Dasar dalil mengenai dibolehkannya mudharabah (bagi hasil) diambil dari hadits mengenai musaaqoh yaitu bagi hasil dengan cara menyerahkan tanaman kepada petani yang mengerjakan dengan pembagian tertentu dari hasil panennya. عَنْ نَافِعٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- أَنَّهُ دَفَعَ إِلَى يَهُودِ خَيْبَرَ نَخْلَ

DUA AKAD YANG BISA DIMANFAATKAN JIKA KITA MEMILIKI MODAL Read More »

SYARAT SEBAGIAN PENJUAL: BARANG YANG SUDAH DIBELI TIDAK DAPAT DIKEMBALIKAN LAGI

Jika penjual memberikan syarat bahwa barang yang dijual ini selamat dari aib sehingga pembeli tidak boleh mengembalikan barang yang sudah dibeli karena sebab aib, hal ini dirinci menjadi dua: Jika barang yang dijual adalah hewan, maka asalnya tidak ada aib, syarat seperti itu dibenarkan. Jika barang yang dijual adalah bukan hewan, maka syarat tersebut adalah

SYARAT SEBAGIAN PENJUAL: BARANG YANG SUDAH DIBELI TIDAK DAPAT DIKEMBALIKAN LAGI Read More »

Compare